pesan Simon Untuk Timnas Indonesia U-17. Timnas Indonesia U-17 sedang mempersiapkan diri menghadapi tantangan besar di Piala Asia U-17 2026 setelah pengundian grup menempatkan mereka bersama Jepang, China, dan Qatar, yang kerap disebut sebagai grup neraka karena kekuatan lawan-lawannya. Di tengah situasi ini, Simon Tahamata memberikan pesan terkini yang langsung menyentuh para pemain muda, terutama usai dua laga uji coba melawan China yang berakhir dengan kekalahan. Ia menekankan bahwa kekalahan tersebut bukan akhir, melainkan pelajaran berharga untuk meningkatkan mentalitas dan keberanian, karena bola itu bundar dan setiap tim punya peluang sama. Dengan pengalaman panjangnya sebagai pemain Ajax Amsterdam dan peran strategis di PSSI, Om Simon ingin memastikan Garuda Muda tidak gentar menghadapi siapa pun, sekaligus mendorong perubahan cara berpikir agar tidak lagi merasa inferior, sehingga pesan ini menjadi motivasi utama menuju turnamen kontinental yang akan digelar tahun depan. MAKNA LAGU
Pesan Tegas Soal Mental Berani Duel: pesan Simon Untuk Timnas Indonesia U-17
Simon Tahamata secara khusus menyoroti pentingnya keberanian dalam duel satu lawan satu, terutama bagi pemain sayap yang sering menjadi kunci membongkar pertahanan lawan. Ia berbagi pengalaman pribadinya saat masih aktif bermain di sayap kiri, di mana ia selalu mencari lawan untuk berduel daripada menghindari kontak, karena itulah cara efektif memenangkan bola dan menciptakan peluang. Pesan ini disampaikan dengan nada tegas namun penuh semangat, mengingatkan para pemain bahwa usia muda mereka bukan alasan untuk ragu-ragu, melainkan justru momentum untuk membangun karakter pemberani. Ia menilai performa di laga uji coba melawan China menunjukkan kurangnya agresivitas di sisi lapangan, sehingga ia mendesak agar latihan selanjutnya difokuskan pada aspek ini, karena tanpa mental duel yang kuat, sulit bersaing di level Asia yang kompetitif, apalagi menghadapi tim-tim dengan fisik dan teknik lebih matang.
Keyakinan Diri Meski Hadapi Lawan Kuat: pesan Simon Untuk Timnas Indonesia U-17
Di balik hasil kurang memuaskan dari dua pertandingan melawan China, Simon tetap optimistis dan meminta para pemain serta pelatih tidak terlalu khawatir, karena masih ada waktu cukup untuk memperbaiki kekurangan. Ia menegaskan bahwa Indonesia tidak boleh langsung menganggap diri kalah sebelum bertanding, melainkan harus meyakini kemampuan untuk menang atas siapa saja, termasuk Jepang, China, dan Qatar yang memang lebih diunggulkan. Pesan ini datang sebagai penyemangat agar tim mengubah pola pikir dari defensif menjadi proaktif, dengan mengingatkan bahwa sepak bola selalu penuh kejutan dan bola bundar bisa berpihak pada siapa pun yang punya mental lebih baik. Simon juga menyinggung bahwa menghadapi tim kuat justru menjadi kesempatan emas untuk berkembang, sehingga skuad Garuda Muda harus memanfaatkannya dengan latihan keras dan pertandingan uji coba tambahan agar siap tempur di turnamen nanti.
Dukungan untuk Persiapan dan Suporter
Simon Tahamata tidak hanya bicara kepada pemain, tapi juga menyentil suporter agar tidak memberikan tekanan berlebihan kepada para remaja berusia sekitar 16 tahun ini, karena mereka masih dalam tahap pembentukan dan butuh ruang untuk belajar dari kesalahan. Ia meminta dukungan positif yang membangun, bukan kritik yang membebani, supaya mental tim tetap stabil menghadapi grup sulit. Pesan ini relevan karena persiapan menuju Piala Asia U-17 2026 memerlukan fokus penuh, termasuk meningkatkan intensitas latihan, memperbaiki organisasi pertahanan, dan mengasah ketajaman serangan, sehingga kombinasi antara wejangan Om Simon dan kerja keras tim pelatih diharapkan bisa menghasilkan performa yang lebih baik daripada uji coba terbaru.
Kesimpulan
Pesan Simon Tahamata kepada Timnas Indonesia U-17 kali ini benar-benar tepat waktu dan penuh makna, mengingatkan bahwa mentalitas juara harus dibangun dari sekarang agar bisa bersaing di level tertinggi Asia. Dengan penekanan pada keberanian duel, keyakinan diri, pemanfaatan waktu persiapan, serta dukungan yang bijak dari semua pihak, Om Simon telah memberikan fondasi kuat bagi Garuda Muda untuk melangkah lebih jauh di Piala Asia U-17 2026. Jika pesan-pesan ini benar-benar diinternalisasi oleh pemain dan staf pelatih, bukan tidak mungkin tim ini bisa mengejutkan banyak pihak dan membawa harum nama Indonesia di pentas internasional, membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk berprestasi tinggi.
